Webinar Metodologi Penelitian Educativa Diikuti 1900+ Peserta, Hadirkan Prof. Dr. Sugiyono

8
Mei 2026
Author : Admin Educativa
Views : 867x

Webinar Nasional Metodologi Penelitian KelasRiset x Educativa sukses digelar pada 7–8 Mei 2026 secara daring melalui Zoom dan YouTube. Acara ini menjadi salah satu agenda spesial dalam rangka perayaan 1 tahun KelasRiset, platform e-learning riset dan olah data dari Educativa Indonesia.

Selama dua hari pelaksanaan, lebih dari 1900 peserta bergabung dari berbagai daerah di Indonesia. Peserta yang hadir terdiri dari mahasiswa S1, S2, S3, dosen, peneliti, akademisi, hingga profesional muda yang ingin memahami metodologi penelitian secara lebih jelas, runtut, dan aplikatif.

Webinar ini mengangkat tema besar tentang implementasi metodologi penelitian kuantitatif, kualitatif, dan mixed method untuk skripsi, tesis, dan disertasi di era AI.

Melalui acara ini, KelasRiset x Educativa ingin membantu peserta memahami bahwa riset bukan hanya soal menulis teori. Riset juga membutuhkan alur berpikir yang tepat, metode yang sesuai, serta kemampuan menggunakan teknologi secara bijak.

Desain cover carousel Instagram Educativa.id dengan nuansa modern edtech berwarna tosca, putih, navy, dan aksen kuning, menampilkan judul besar “1900+ Mahasiswa Join… Ternyata Banyak yang Salah Paham Soal Metodologi Penelitian 😳”. Visual berisi kolase dokumentasi Webinar Nasional Metodologi Penelitian by Educativa.id, cuplikan Zoom dan YouTube, serta elemen badge “1900+ peserta”, “80+ materi riset & AI for Research”, dan “doorprize jutaan rupiah”. Slide ini menonjolkan Prof. Dr. Sugiyono, M.Pd dan Lexi Jalu Aji, S.Pd., M.Han., C.MPS sebagai pemateri webinar metopen untuk skripsi, tesis, disertasi, metode penelitian kuantitatif, kualitatif, mixed method, dan AI untuk penelitian.

[Gambar: Kolase recap Webinar Nasional Metodologi Penelitian KelasRiset x Educativa bersama Prof. Dr. Sugiyono dan Lexi Jalu Aji.]

Mengapa Webinar Metodologi Penelitian Ini Penting?

Banyak mahasiswa merasa skripsi, tesis, atau disertasi menjadi sulit karena belum memahami metodologi penelitian dengan benar.

Tidak sedikit yang sudah memiliki judul, tetapi masih bingung menentukan metode penelitian. Ada juga yang sudah masuk Bab 3, tetapi revisi terus karena desain penelitian belum jelas.

Masalah seperti ini sering terjadi bukan karena mahasiswa tidak mampu. Sering kali, masalahnya muncul karena belum memahami cara berpikir metodologi yang benar sejak awal.

Slide edukasi Educativa.id berjudul “Kenapa Banyak Mahasiswa Revisi Skripsi Berkali-Kali? 😵‍💫” dengan desain clean tosca-kuning-putih, menampilkan ilustrasi mahasiswa bingung, dokumen proposal, checklist kesalahan, dan cuplikan suasana webinar metodologi penelitian. Isi slide menjelaskan penyebab umum revisi skripsi, tesis, dan disertasi, seperti asal pilih metode penelitian, belum paham alur riset, bingung menyusun Bab 3, memakai AI tanpa strategi, serta terlalu fokus cepat selesai tanpa memahami fondasi metodologi. Visual ini menekankan bahwa metodologi penelitian bukan sekadar formalitas, melainkan dasar utama agar penelitian lebih kuat, terarah, dan minim revisi dosen pembimbing.

Metodologi penelitian bukan sekadar bagian formal dalam proposal atau laporan akhir. Metodologi adalah fondasi yang menentukan apakah penelitian memiliki arah, logika, dan dasar ilmiah yang kuat.

Jika metode tidak sesuai dengan rumusan masalah, hasil penelitian bisa menjadi lemah. Jika teknik analisis tidak sesuai dengan jenis data, interpretasi hasil juga bisa keliru.

Karena itu, webinar ini dirancang untuk membantu peserta memahami metode penelitian dari sisi konsep, praktik, dan penerapan di era digital.

KelasRiset x Educativa ingin menghadirkan pembelajaran yang tidak hanya teoritis. Materi dikemas agar peserta bisa melihat hubungan antara masalah penelitian, data, metode, analisis, hingga penggunaan AI.

Hari Pertama: Belajar Metodologi Penelitian Bersama Prof. Dr. Sugiyono, M.Pd

Hari pertama webinar menghadirkan Prof. Dr. Sugiyono, M.Pd sebagai pemateri utama. Beliau dikenal luas sebagai salah satu tokoh metodologi penelitian di Indonesia.

Buku dan pemikiran beliau telah menjadi rujukan banyak mahasiswa, dosen, dan peneliti dalam menyusun karya ilmiah.

Dalam sesi ini, peserta diajak memahami alur dasar penyusunan penelitian secara lebih sistematis. Pembahasan dimulai dari pentingnya menentukan judul penelitian yang tepat.

Slide carousel Educativa.id dengan judul “Yang Dibutuhkan Bukan Hafalan… Tapi Cara Berpikir Riset 🧠” menampilkan visual otak, roadmap penelitian, sticky note, diagram alur riset, dan dokumentasi webinar Metodologi Penelitian di Era AI. Slide ini menjelaskan bahwa peserta webinar belajar cara menentukan metode penelitian yang tepat, menyusun alur penelitian, berpikir sistematis, meminimalkan revisi dosen, dan memanfaatkan AI untuk riset secara benar. Desain menggunakan warna tosca, navy, putih, dan kuning dengan layout card modern. Pesan utama slide adalah bahwa metode terbaik bukan yang paling rumit, tetapi yang paling relevan dengan masalah penelitian skripsi, tesis, disertasi, dan publikasi ilmiah.

[Gambar: Dokumentasi Zoom webinar bersama Prof. Dr. Sugiyono, host, dan testimoni kepuasan peserta yang mengikuti sesi metodologi penelitian.]

Setelah itu, peserta mempelajari hubungan antara latar belakang, identifikasi masalah, batasan masalah, dan rumusan masalah. Materi juga menekankan bahwa penelitian yang baik harus dibangun dari masalah yang jelas.

Tanpa masalah yang jelas, metode penelitian sering kali dipilih secara asal. Akibatnya, banyak mahasiswa terjebak pada pilihan metode yang tidak sesuai dengan tujuan penelitian.

Prof. Dr. Sugiyono juga menjelaskan pentingnya memahami posisi data dalam penelitian.

Data tidak hanya dikumpulkan, tetapi harus dipahami sejak awal dalam hubungannya dengan variabel, fokus penelitian, dan teknik analisis. Hal ini menjadi penting terutama bagi mahasiswa yang sedang menyusun skripsi, tesis, dan disertasi.

Banyak peserta merasa terbantu karena materi disampaikan secara runtut dan mudah diikuti. Topik yang biasanya terasa rumit menjadi lebih terstruktur ketika dijelaskan melalui alur berpikir penelitian.

Baca Juga: Tips Jitu Menentukan Topik Penelitian Skripsi Paling Relevan

Sesi hari pertama juga didampingi oleh special host Shofi Alifah Nur Aini, S.Pd. Kehadiran host membantu menjaga interaksi peserta agar suasana webinar tetap aktif dan komunikatif.

Hari Kedua: Metodologi Penelitian dan AI for Research Bersama Lexi Jalu Aji

Hari kedua webinar dilanjutkan bersama Lexi Jalu Aji, S.Pd., M.Han., C.MPS. Sesi ini membahas metodologi penelitian secara komprehensif sekaligus menghubungkannya dengan AI for Research.

Materi hari kedua sangat relevan dengan kebutuhan mahasiswa dan peneliti saat ini. Banyak orang sudah menggunakan AI, tetapi belum tentu memahami cara memakainya untuk riset secara tepat.

Dalam sesi ini, peserta belajar bagaimana AI dapat digunakan untuk membantu proses awal penelitian. Beberapa contoh penerapannya meliputi mencari research gap, menyusun ide judul, membuat kerangka proposal, dan memetakan alur riset.

Peserta juga dikenalkan pada workflow riset yang lebih efisien. Dengan workflow yang tepat, AI bisa membantu proses berpikir menjadi lebih cepat dan terarah.

Namun, Lexi juga menekankan bahwa AI bukan pengganti dosen pembimbing. AI sebaiknya dipahami sebagai copilot yang membantu proses riset, bukan sebagai alat untuk menyalin jawaban mentah. Ini menjadi pesan penting bagi peserta webinar.

Pemanfaatan teknologi dalam penelitian harus tetap etis, kritis, dan sesuai kaidah akademik. Mahasiswa tetap perlu memahami konsep dasar penelitian sebelum menggunakan AI.

Tanpa pemahaman metodologi, penggunaan AI justru berisiko menghasilkan jawaban yang tidak sesuai konteks penelitian.

Slide edukatif Educativa.id berjudul “AI Bisa Mempercepat Riset… Kalau Kamu Tahu Cara Pakainya 🤖” dengan visual robot AI, laptop, search bar research gap, dokumen proposal, grafik analisis data, dan elemen teknologi berwarna tosca serta kuning. Slide ini menjelaskan workflow AI for Research yang dipelajari peserta webinar, mulai dari mencari research gap dengan AI, brainstorming judul penelitian, membantu struktur proposal, menganalisis data lebih efisien, hingga membuat prompting untuk penelitian. Terdapat pesan peringatan bahwa AI bukan pengganti dosen pembimbing, melainkan copilot untuk mempercepat proses riset mahasiswa, dosen, peneliti, dan profesional muda agar lebih terarah dan produktif.

[Gambar: Cuplikan sesi AI for Research bersama Lexi Jalu Aji dan dokumentasi materi webinar.]

1900+ Peserta Bergabung dari Zoom dan YouTube

Antusiasme peserta terlihat sangat tinggi sepanjang acara berlangsung. Total peserta yang bergabung melalui Zoom dan YouTube mencapai lebih dari 1900 orang.

Jumlah ini menunjukkan bahwa kebutuhan belajar metodologi penelitian masih sangat besar di Indonesia. Banyak peserta aktif memberikan respons melalui kolom chat.

Beberapa peserta menuliskan bahwa materi webinar terasa “daging”, berbobot, mudah dipahami, dan membuka wawasan baru.

Komentar seperti “jadi paham”, “materinya padat”, dan “metopen jadi lebih mudah dipahami” menjadi salah satu bukti bahwa acara ini benar-benar menjawab keresahan peserta.

Selama dua hari, peserta tidak hanya mendengarkan paparan materi. Peserta juga mendapatkan pengalaman belajar yang interaktif melalui sesi tanya jawab, diskusi, dan respons langsung dari narasumber.

KelasRiset x Educativa juga membagikan berbagai manfaat untuk peserta. Beberapa di antaranya adalah e-sertifikat, rekaman pelatihan, e-modul, akses kelas, dan materi pendukung lain.

Selain itu, terdapat doorprize dengan total nilai Rp3 juta untuk peserta terpilih. Momen ini membuat acara terasa lebih hidup, hangat, dan menyenangkan.

Slide social proof Webinar Nasional Metodologi Penelitian by Educativa.id dengan judul “Chat Peserta Sampai Penuh ‘Materinya Daging Semua’ 🔥”. Visual menampilkan screenshot chat Zoom peserta, reaksi emoji, badge testimoni, dan cuplikan suasana webinar yang ramai. Beberapa kutipan testimoni ditampilkan, seperti “Baru kali ini metopen gampang dipahami”, “Langsung paham garis besarnya”, “Materinya padat & aplikatif banget”, dan “Ternyata AI bisa dipakai se-efisien ini”. Slide ini menonjolkan pencapaian 1900+ peserta, doorprize total 3 juta rupiah, serta 80+ materi riset dan AI, memperkuat kredibilitas Educativa sebagai platform riset dan akademik untuk mahasiswa skripsi, tesis, disertasi, dosen, dan peneliti.

[Gambar 4: Kolase testimoni peserta, chat Zoom, dokumentasi peserta, dan momen interaktif selama webinar berlangsung.]

80+ Materi Riset, Metodologi Penelitian, dan AI untuk Peserta

Salah satu hal yang membuat webinar ini menarik adalah kelengkapan materinya. Peserta mendapatkan lebih dari 80 materi seputar riset, metodologi penelitian, dan AI for Research.

Materi tersebut disusun agar peserta bisa memahami penelitian dari berbagai sisi. Mulai dari dasar berpikir metodologis, pemilihan metode, penyusunan proposal, hingga penggunaan teknologi untuk mendukung proses riset.

Bagi mahasiswa S1, materi ini membantu memahami skripsi dari awal. Untuk mahasiswa S2 dan S3, materi ini membantu memperkuat logika penelitian agar tesis dan disertasi lebih kokoh. Bagi dosen dan peneliti, webinar ini juga menjadi ruang refleksi tentang perkembangan riset di era digital.

Kehadiran AI membuat proses penelitian semakin cepat. Namun, kecepatan tetap harus diimbangi dengan ketepatan konsep dan ketelitian akademik.

Inilah pesan penting yang ingin dibawa oleh KelasRiset dan Educativa. Teknologi bukan untuk menggantikan kemampuan berpikir ilmiah. Teknologi hadir untuk membantu manusia berpikir lebih efisien, terstruktur, dan produktif.

Perayaan 1 Tahun KelasRiset sebagai Platform Belajar Riset dan Olah Data

Webinar ini juga menjadi bagian dari perayaan 1 tahun platform LMS (Learning Management System) KelasRiset.id by Educativa.

Sebagai platform e-learning dari Educativa Indonesia, KelasRiset hadir untuk membantu mahasiswa, dosen, peneliti, dan profesional belajar riset secara lebih fleksibel.

KelasRiset menyediakan berbagai materi pembelajaran riset dan olah data. Topiknya mencakup metodologi penelitian, statistik, software analisis data, publikasi jurnal, dan penggunaan AI untuk riset.

Baca Juga: Olah Data Kuesioner Lebih Mudah dengan Teknik yang Tepat

KelasRiset dibangun untuk menjawab kebutuhan belajar yang semakin berkembang.

Banyak mahasiswa membutuhkan materi yang bisa diakses ulang. Bagi para peneliti, mereka membutuhkan pembelajaran yang lebih praktis dan sesuai kebutuhan. Kemudian banyak profesional muda juga membutuhkan peningkatan kemampuan riset dan analisis data untuk menunjang karier.

Melalui KelasRiset, proses belajar tidak harus berhenti di satu acara webinar. Peserta dapat terus mengembangkan pemahaman melalui kelas, modul, dan materi yang tersedia secara daring.

Komitmen Educativa dalam Membangun Budaya Ilmiah

Educativa Indonesia memiliki komitmen untuk mendukung kemajuan pendidikan melalui riset, pelatihan, dan analisis data.

Sebagai platform riset dan akademik, Educativa hadir untuk membantu pengguna dari tahap belajar, konsultasi, eksekusi, hingga publikasi.

Semangat ini tercermin dalam motto Learn • Consult • Execute • Publish.

Melalui webinar ini, Educativa ingin memperkuat perannya sebagai partner akademik bagi mahasiswa, dosen, peneliti, dan profesional. Educativa tidak hanya menyediakan layanan bantuan akademik.

Educativa juga ingin membangun ekosistem belajar yang lebih sehat, edukatif, dan solutif. Kegiatan seperti webinar nasional ini menjadi salah satu bentuk nyata komitmen tersebut.

Dengan menghadirkan pemateri ahli, materi relevan, dan akses belajar yang luas, Educativa ingin membantu lebih banyak orang memahami riset.

Tujuannya bukan hanya agar penelitian selesai. Tujuannya adalah agar penelitian menjadi lebih berkualitas, bermanfaat, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Baca Juga: Bimbingan Skripsi vs Joki: Mengenal Educativa sebagai Solusi

Slide carousel Educativa.id berjudul “Educativa Bukan Sekadar Jasa. Tapi Ekosistem Riset 🎓” dengan desain infografis modern yang menampilkan ekosistem layanan Educativa dari belajar, konsultasi, eksekusi, hingga publikasi. Visual menggunakan elemen card, ikon 3D, laptop, buku, grafik, dan logo KelasRiset.id dengan palet warna tosca, putih, navy, dan kuning. Slide menjelaskan bahwa di Educativa pengguna dapat belajar riset dari basic hingga advanced, konsultasi skripsi, tesis, dan disertasi, belajar software olah data seperti SPSS, SmartPLS, NVivo, serta mendapatkan pendampingan publikasi jurnal SINTA dan Scopus. Pesan utama slide adalah “Learn • Consult • Execute • Publish” sebagai solusi akademik all-in-one.

Mengapa Mahasiswa Perlu Memahami Metodologi Penelitian Sejak Awal?

Metodologi penelitian sering dianggap sebagai bagian yang sulit. Padahal, jika dipahami dari alurnya, metodologi bisa menjadi peta utama dalam menyelesaikan penelitian.

Mahasiswa yang memahami metodologi akan lebih mudah menentukan arah penelitian. Mereka juga lebih siap saat menghadapi revisi dari dosen pembimbing.

Pemahaman metodologi juga membantu mahasiswa memilih teknik analisis data yang tepat. Misalnya, mahasiswa kuantitatif perlu memahami hubungan antara variabel, indikator, instrumen, data, dan uji statistik.

Baca Juga: Kesulitan dalam Analisis Data? Pahami Metode Penelitiannya!

Mahasiswa kualitatif perlu memahami fokus penelitian, subjek, teknik pengumpulan data, dan analisis tematik. Sementara itu, penelitian mixed method membutuhkan pemahaman desain yang lebih terintegrasi. Semua itu tidak bisa dipilih hanya karena mengikuti teman.

Metode harus disesuaikan dengan masalah, tujuan, data, dan konteks penelitian. Inilah yang menjadi salah satu pesan utama dalam Webinar Nasional Metodologi Penelitian KelasRiset x Educativa.

Nantikan Webinar Nasional Metodologi Penelitian KelasRiset x Educativa Selanjutnya

Webinar Nasional Metodologi Penelitian KelasRiset x Educativa menjadi salah satu kegiatan edukatif penting dalam perayaan 1 tahun KelasRiset.

Dengan lebih dari 1900 peserta, 80+ materi, narasumber ahli, dan pembahasan AI for Research, webinar ini memberikan pengalaman belajar yang luas dan relevan.

Kehadiran Prof. Dr. Sugiyono, M.Pd memberikan penguatan besar pada sisi metodologi penelitian. Sementara itu, sesi bersama Lexi Jalu Aji, S.Pd., M.Han., C.MPS membantu peserta memahami bagaimana AI dapat digunakan secara tepat dalam riset modern.

Acara ini membuktikan bahwa kebutuhan belajar metodologi penelitian masih sangat tinggi. Mahasiswa, dosen, peneliti, dan profesional muda membutuhkan ruang belajar yang praktis, kredibel, dan mudah dipahami.

Melalui KelasRiset dan Educativa, pembelajaran riset diharapkan bisa semakin mudah diakses. Dengan begitu, semakin banyak EduPartner yang mampu menyusun penelitian secara lebih terarah, ilmiah, dan berdampak.

Baca Juga: Yuk Belajar Riset dan Data Kapan Saja Bersama KelasRiset.id!

Ingin Penelitianmu Lebih Terarah?

Kalau kamu sedang bingung memilih metode penelitian, menyusun Bab 3, mencari research gap, atau menentukan analisis data, Educativa siap membantu.

Baca Juga: Bingung Pilih Metode Penelitian Skripsi? Simak Penjelasannya

Educativa menyediakan layanan konsultasi skripsi, tesis, disertasi, olah data, pelatihan statistik, publikasi jurnal, dan kelas riset melalui KelasRiset. Kamu juga bisa belajar mandiri melalui KelasRiset.id atau konsultasi terlebih dahulu bersama tim Educativa.

Dengan pendampingan yang tepat, proses penelitian bisa menjadi lebih jelas, terstruktur, dan minim revisi.

Mulai perjalanan risetmu bersama Educativa Indonesia, partner akademik untuk belajar, konsultasi, eksekusi, dan publikasi.


Butuh bantuan untuk penelitianmu?

Educativa.id siap mendukung dengan berbagai layanan, mulai dari jasa olah data penelitian, jasa analisis data kuantitatif, jasa analisis data kualitatif, hingga jasa publikasi jurnal SINTA dan Scopus. Tersedia pula jasa kursus statistik privat dan jasa konsultasi metode penelitian yang disesuaikan dengan kebutuhan. Hubungi Educativa sekarang!

Tidak ada komentar

Leave a Comment

 

How It Works

Gimana Cara Kerja Educativa?

Prosesnya simpel, terarah, dan dibantu tim yang sesuai kebutuhanmu— jadi kamu nggak harus bingung jalan sendiri dari awal.

1

Ceritakan Kebutuhanmu

Mulai dari konsultasi awal untuk menyampaikan kendala, target, atau tahap riset yang sedang kamu hadapi.

2

Kami Petakan Solusinya

Tim kami akan membantu mengarahkanmu ke layanan, alur, dan bentuk pendampingan yang paling relevan.

3

Jalani Proses dengan Terarah

Setiap tahap dibuat lebih jelas agar progresmu lebih rapi, lebih terukur, dan tidak terasa berjalan sendirian.

4

Lanjut Lebih Yakin

Kamu bisa lanjut mengerjakan riset dengan arah yang lebih jelas, minim kebingungan, dan lebih siap menghadapi revisi.

Ecosystem Map

Start Here — Pilih jalur risetmu

4 pilar Research SuperApp Educativa. Tinggal klik sesuai kebutuhan kamu.

✨ EduTeam Update
Testimoni terbaru
“Bimbingannya rapi banget, jadi nggak stuck. Bab 1–3 langsung kebentuk.”
— Mahasiswa S1 • Layanan: EduResearch
Lihat semua testimoni →